JellyPages.com

Tuesday, April 24, 2012

Tiga Hal yang kita bisa pelajari dari pohon


1. Pohon tidak makan dari buahnya sendiri.Buah adalah hasil dari pohon. 
Dari mana pohon memperoleh makan? Pohon memperoleh makan dari tanah. Semakin dalam akarnya makin banyak nutrisi yang diserap.
Ini berbicara tentang kedekatan hubungan kita dengan Sang Pencipta sebagai Sumber Kehidupan.
Mengapa buah kurma manis sekali. Pohon kurma itu ditanam di padang pasir. Bijinya ditaruh di kedalaman 2 meter, kemudian ditutup dengan 4 lapisan.Sebelum pohon kurma itu tumbuh, dia berakar begitu dalam sampai kemudian menembus 4 lapisan tersebut dan menghasilkan buah yang manis di tengah padang pasir. Ada proses tekanan begitu hebat ketika kita menginginkan hasil yang luar biasa. Seperti juga pegas yang memiliki daya dorong kuat ketika ditekan.
2. Pohon tidak tersinggung ketika buahnya dipetik orang.
Kadang kita protes, kenapa kerja keras kita yang menikmati justru orang lain. Inilah prinsip memberi.
Kita ini bukan bekerja untuk hidup, tetapi bekerja untuk memberi buah. Kita bekerja keras supaya kita dapat memberi lebih banyak kepada orang yang membutuhkan. Jadi bukan untuk kenikmatan sendiri. Cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu, tapi tidak pernah ada kata cukup untuk memberkati orang lain dengan pemberian kita.
3. Buah yang dihasilkan pohon itu menghasilkan biji, dan biji itu menghasilkan multiplikasi.
Ini bicara tentang bagaimana hidup kita memberi dampak positif terhadap orang lain.
Pemimpin itu bukan masalah posisi/ jabatan, tapi mengenai pengaruh dan inspirasi yang diberikan kepada orang lain.
Selamat belajar menjadi pohon yang bermanfaat.. (Denny mf)
~ TUHAN MEMBERKATI ~

Saturday, April 14, 2012

Kue dari Tuhan



seorang gadis memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai yang jelek dalam raportnya, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah keluar kota. Dia merasa bahwa Tuhan tidak berpihak padanya.

pada saat itu, ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya. Dengan senang hati anak itu berkata. "tentu saja bu. Aku sangat menyukai kue buatan ibu. sungguh enak."

"Coba nih, cicipi mentega ini" Kata ibu menawarkan

"Yaiikkss.. Sangat tidak enak rasanya" ujar anaknya

"Bagai mana kalau kamu mencoba telur mentah ini?"

"Apakah ibu sedang bercanda?, Aku tak mau!!"

"Kalau begitu, coba tepung terigu atau baking soda ini" tambah ibu

"Ibuu.. itu semua sangat menjijikkan. Kenapa ibu menyuruhku untuk memakan semua bahan-bahan kue itu ??" tanya sang anak tak mengerti.

Lalu ibunya tersenyum dan menjawab "Iya sayang, semua bahan-bahan itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat dan dimakan satu persatu. Tetapi jika semua bahan tersebut dicampur jadi satu melalui proses yang benar, bukankah akan menjadi kue yang sangat enak dan kau sangat sukai?"

Sang anakpun mengangguk dan tersenyum puas dengan jawaban ibunya dan kini ia mengerti apa maksud sang ibu menyuruhnya demikian.

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. sering kali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan dalam kehidupan kita. Tapi Tuhan tau jika Dia membiarkan semuanya terjadi sesuai dengan rancangNya, segala sesuatunya akan menjadi indah dan sempurna tepat pada waktunya.


yang harus kita lakukan hanyalah Percaya kepadaNya, bahwa proses yang tidak enak dan sulit tersebut diperlukan untuk membuat hidup kita indah dan menyempurnakan hidup kita.

Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia bisa tinggal dimana saja dibumi ini, Tapi Lihatlah.. DIA TINGGAL DIHATIMU

IA MEMBUAT SEGALA SESUATU INDAH PADA WAKTUNYA, BAHKAN IA MEMBERIKAN KEKEKALAN DALAM HATI MEREKA. TETAPI MANUSIA TIDAK DAPAT MENYELAMI PEKERJAAN YANG DILAKUKAN ALLAH DARI AWAL SAMPAI AKHIR
(PENGKHOTBAH 3:11)