

Min Ho masuk ke kamar Ji Hyun, dan tidak ada siapapun. Ia mulai memeriksa laci Ji Hyun dan sekitarnya.

Lantas dimana Ji Hyun (Kyung) ??

Ji Hyun (Kyung) berusaha bertahan, tapi tangannya semakin licin dan mau tidak mau ia harus melepaskan pegangan-nya.
Di dalam, Min Ho masih belum menemukan stempel Ji Hyun. Pintu terbuka dan ibu Ji Hyun masuk. Min Ho segera mengambil boneka kangguru di meja untuk alasan
Ibu Ji Hyun berkata agar membawa buket bunga warna pink itu, Ji Hyun menyukainya. Min Ho mengiyakan. Han Kang benar2 tahu apa yang paling disukai Ji Hyun, kasihan.
Ji Hyun (Kyung) sedikit lega melihat Min Ho sepertinya tidak menemukan stempel. Ji Hyun (Kyung) melihat mobil Min Ho yang berlalu dan berkata sendiri, Shin Ji Hyun, kau pikir orang seperti itu mencintaimu.Ji Hyun (Kyung) melihat ke arah rumah dan minta maaf pada orang tuanya, aku merindukan kalian.
Ji Hyun (Kyung) jalan dan memandang orang yang lalu lalang disekitarnya, ia berpikir keras, dimana aku letakkan stempel itu, dalam tas atau saku, bagaimana jika aku tidak bisa menemukannya.Scheduler : Tidak cukup membuat mata kakinya terkilir, kau masih memukul kepalanya? Aku sudah bilang jangan melukai Yi Kyung.
Tapi Ji Hyun (Kyung) justru duduk dan memegang tangan Scheduler. Ini membuat Scheduler panik dan menarik tangannya,
kenapa kau memegang tanganku? Diantara kita..kita tidak cukup dekat untuk melakukan itu.
Ji Hyun (Kyung) tidak terlalu peduli dan ia lebih mencemaskan stempelnya, sebenarnya dimana ia menyimpannya.

Ji Hyun (Kyung) : Aku tidak tahu apa yang mereka rencanakan, aku tidak tahu apa aku seharusnya menemukan stempel itu dulu atau mencemaskan diriku sendiri, aku tidak tahu berapa lama aku akan bisa menemukan stempel itu. Bagaimana jika aku tidak bisa menemukannya sama sekali, aku takut setengah mati. Tapi tidak ada orang yang bisa mendengarkanku.
Scheduler menggerakkan tangannya dan minta Ji Hyun (Kyung) berhenti, Hentikan! lihat sini, aku juga bukan orang, dan aku tidak datang ke sini karena mencemaskanmu. Aku datang karena ada peringatan kalau kau sudah melukai tubuh Yi Kyung. alarm di PonselKu berbunyi..
Ji Hyun (Kyung) : Karena itukah kau datang?
Scheduler berkata apa dia harus menyia-nyiakan waktunya hanya dengan mengejar Ji Hyun ke sana sini.
Ji Hyun (Kyung) berkata kalau Scheduler pernah memberikan petunjuk padanya. Kapan? tanya Scheduler.Ji Hyun (Kyung) : Kau bilang kalau aku tahu kode rumahku dan memberiku petunjuk itu.
Scheduler berdiri dan berkata, gadis ini mengarang tentang Scheduler, aku pergi. Ji Hyun (Kyung) masih bicara sendiri, waktu itu dia yang memberikan petunjuk..
Scheduler menoleh lagi : Tidak punya pikiran sama sekali..itulah mengapa dia selalu ditipu.Ayah Ji Hyun ke Ji Hyun : Min Ho datang dan membawa barang berharga milikmu. Ayah akan menunggumu.
Sepertinya Chef dan istrinya ingin menjodohkan Han Kang dengan Ji Hyun (Kyung) :)
Han Kang tidak marah, justru mencemaskan Ji Hyun (Kyung) yang makan roti sambil jalan dengan terburu-buru. Kau seharusnya makan pelan2 dengan sambil minum.Ji Hyun (Kyung) minta maaf karena terlambat datang. Han Kang mengambil bekas bungkus roti dari dalam saku Ji Hyun (Kyung), kau makan dua biji roti saat dalam perjalanan? kau pikir aku ini bodoh?
Han Kang : Lalu kau ini apa? kau pergi semaumu, datang sesukamu, apa kau ini jasa panggilan? Apa kita membuat kontrak sebagai jasa panggilan?
Han Kang panik, kenapa? ada apa? apa tersangkut? ia berusaha menolong Ji Hyun (Kyung) lalu memanggil orang di dalam dan minta air.
Ji Hyun (Kyung) akhirnya bisa bernafas lagi dan ia memandang istri Chef yang senyum padanya, Chef Oh, dua pelayan teman kerjanya, lalu Han Kang yang terlihat khawatir.
Chef Oh meminta Ji Hyun (Kyung) ke toilet untuk memuntahkan rotinya dan Ji Hyun (Kyung) jalan pergi.Ji Hyun (Kyung) dalam hati berpikir kalau Han Kang tahu cara minta maaf.
Ji Hyun (Kyung) mengompres kakinya dengan handuk dingin. Han Kang meletakkan tas di depannya.Awalnya ia lupa kalau itu tas Yi Kyung, Han Kang mengingatkan-nya, apa kau tidak ingat, tasmu sendiri? Ji Hyun (Kyung) berkata ia pikir ia kehilangan tasnya.
Han Kang meletakkan obat semprot untuk kaki. Ji Hyun (Kyung) memandangnya dan berkata dalam hati, apa kau benar2 Han Kang?Han Kang heran, kenapa kau melihatku seperti itu?
Han Kang tanya tentang peluit itu, kenapa kau membawa peluit seperti anak2?
Ji Hyun (Kyung) : Peluit?Han Kang menjelaskan, karena Ji Hyun (Kyung) pergi begitu saja, mereka terpaksa memeriksa tas Ji Hyun (Kyung)
Ji Hyun (Kyung) mengaduk tasnya dan mengeluarkan peluit, ini? digunakan untuk kondisi darurat, pasti ada yang sudah membelikannya untukku. Lalu Ji Hyun (Kyung) meniup peluit itu.
Han Kang berkata kalau ia punya karakter yang jelek dan ia memberikan amplop isi uang pada Ji Hyun (Kyung), bahkan lebih banyak dari yang sudah ia jalani.Ji Hyun (Kyung) : Apa maksudnya ini, apa kau memecatku sekarang?
Han Kang berkata ia tidak memecat Ji Hyun (Kyung) karena ia bahkan tidak memperkerjakan Ji Hyun (Kyung). Han Kang hanya mempertimbangkan situasi Yi Kyung dan memutuskan melakukan itu.
Han Kang tidak mengerti, dari sejak Ji Hyun (Kyung) muncul, Han Kang sudah tidak merasa nyaman. Kenapa ia harus marah terus setiap hari karena Ji Hyun (Kyung)?
Ji Hyun (Kyung) menolak, karena ia bukan pengemis. Han Kang berkata ia juga bukan orang yang kelebihan uang atau apa. Tapi paling tidak, ia tidak akan mati kelaparan, itulah mengapa ia memberikan uang itu pada Ji Hyun (Kyung).Han Kang berkata ia tidak bisa.
Ji Hyun (Kyung) berdiri dan berterima kasih atas kebaikan Han Kang selama ini. Ia hanya mengambil tas dan obat semprotnya saja.
Han Kang : Kau ini..apa sebenarnya yang kau inginkan dariku?
Ji Hyun (Kyung) : Aku hanya ingin kau mengijinkanku kerja disini.
Perut Ji Hyun (Kyung) bersuara lagi (memang memalukan hahaha...) dan Han Kang hanya pasrah dan menyuruh Ji Hyun (Kyung) ke atas lalu makan.
Han Kang : Aku akan membayarmu dengan ketat sesuai dengan jam kerjamu, jadi kau harus absen saat datang, karena semua staf memperhatikannya.Han Kang jalan pergi dan Ji Hyun (Kyung) menangis. Han Kang bingung dan kembali, sekarang kenapa menangis? aku tidak akan memecatmu?
Ayah Ji Hyun berpesan pada In Jung untuk menelepon semua orang. Katakan kalau pernikahan Ji Hyun dibatalkan. Ayah Ji Hyun minta In Jung menjaga Ji Hyun malam ini.Staf butik berjanji akan menelepon In Jung kalau menemukannya. In Jung memberikan kartu namanya.
Staf itu mengenali nama In Jung, dan ia berkata kalau Ji Hyun sangat memperhatikan In Jung dan memilih gaun terbaik untuk In Jung. Dan bahkan Ji Hyun memakai baju itu untuk diperlihatkan pada In Jung.
Min Ho mendapat telp dari In Jung, dan ia keluar untuk bicara.
Ji Hyun (Kyung) ingin mencoba menguping. Min Ho minta In Jung jangan menangis dan ia akan menemui In Jung di RS.
Ji Hyun (Kyung) coba menebak, sejak kapan In Jung dan Min Ho pacaran, jangan-jangan lebih lama darinya.Min Ho : Apa kau mempelajari dari drama, memperlihatkan rasa tertarik lalu jadi dingin agar pria itu tertarik? Jangan buang2 waktumu.
Ji Hyun (Kyung) tidak tahan dan marah : Kau pikir aku tertarik padamu?
Min Ho berkata ia tahu kalau itu adalah langkah berikutnya, pura2 marah dan menarik perhatian pria itu.
Min Ho bingung : Aku, akting?
Ji Hyun (Kyung) : Wajahmu ini bukanlah aslinya, kau memperlihatkan sopan-santun tapi kau tidak punya ketulusan, kau bilang kau tahu kepribadian orang dengan baik. Tapi kau sangat bagus dalam membodohi orang...

Ingat..jika kalung itu pecah, itu juga adalah akhir dari 49 hari.
Min Ho tanya apa yang dilakukan Ji Hyun (Kyung).
Ji Hyun (Kyung) berkata kalau Min Ho adalah tunangan teman bosnya, ia salah paham. Dan ia tadi marah sehingga mengatakan itu semua. Lalu Ji Hyun (Kyung) pergi.
Pria yang biasa beli rokok datang dan Yi Kyung langsung ke meja kasir.
Pria itu ingin, tapi ia mengaku tidak bisa. Karena kita sudah cukup dekat. Cobalah untuk mengingat. Pria itu tahu mengapa Yi Kyung ke lokasi kecelakaan dan mengapa ada bekas luka di pergelangan tangan Yi Kyung.Pria : Kalau itu tentang dirimu, aku tahu banyak.
Kyung Bin : sekarang kau ingat? sudah lama.

Yi Kyung : Jangan mengurusiku karena aku tidak ingin mengingatnya.
In Jung bertemu Min Ho di RS dan berkata kalau Ibu Min Ho berdiri sepanjang hari menunggunya. Min Ho berkata belum waktunya menemui ibunya.
In Jung : Jika kau seperti itu terus, mungkin akan terlambat bagimu karena ibumu semakin memburuk.
In Jung membujuk Min Ho untuk pergi saja, Min Ho sudah punya cukup uang dan membawa ibu keluar negeri, mereka bisa hidup bersama bertiga.
In jung berkata, selain karena ibu Min Ho, juga karena ayah Ji Hyun. In Jung tidak ingin melakukan itu pada ayah Ji Hyun. Setelah Ji Hyun seperti itu lalu melakukan itu pada perusahaan ayah Ji Hyun, ini bukan yang ia inginkan.Min Ho berkata apa In Jung lupa bagaimana mereka bisa sampai disini?
flashback
Kejadian di gunung itu memang bukan kebetulan. In Jung dan Min Ho sudah merancangnya. In Jung memberi kode pada Min ho.
Min ho mengerti dan mengamati keduanya. Setelah cuaca jadi buruk, Ji Hyun dan In Jung turun. In Jung diam2 mengambil ponsel dari saku Ji Hyun, lalu memperlambat langkahnya. In Jung sembunyi di balik pohon.Min Ho berkata ia harus mengatakannya demi kebaikan In Jung. Mereka tidak tahu kalau roh Ji Hyun ada di situ dan mendengar semuanya dengan syok.
Saat In Jung tidak bisa menemui Ji Hyun karena ada kencan, sebenarnya In Jung telp sambil melihat ke arah Min Ho. Itu semua juga direncanakan. In Jung melihat saat Ji Hyun mengejar dan menarik lengan Min Ho, dan memakan umpannya.
Lanjut kesini yahh ....
0 Your ComeNt Here:
Post a Comment